Thursday, June 29, 2017

KIM Peek orang yang paling cepat menghafal saat ini

 
Menurut ayahnya, Peek sudah memiliki ingatan yang kuat sejak usia 16-20 bulan. Ia membaca buku, mengingat isinya lalu mengembalikan buku-buku tersebut dengan posisi terbalik ke rak untuk menunjukkan kalau ia sudah selesai membacanya.

Ia membaca satu buku dalam waktu rata-rata satu jam, dan mengingat nyaris semua yang ia baca, mengingat informasi yang sangat luas dalam hal sejarah, literatur, geografi, angka, olahraga, musik dan tanggal.
Teknik membacanya yaitu dengan membaca halaman kiri dengan mata kirinya dan halaman kanan dengan mata kanannya, dengan cara ini ia bisa membaca dua halaman sekaligus dengan rate 8-10 detik per halaman. ia bisa mengingat isi 12000 buku.

Mungkin para pencinta fisika sudah tidak asing lagi dengan beberapa nama orang-orang jenius di bidang fisika seperti: Albert Einstein, Erwin Schroedinger, Max Planck, dan sebangsanya.

Mereka memang merupakan orang jenius yang terlahir pada zamannya masing-masing. Tapi sekarang kita tak akan membicarakan mereka, karena yang akan dibahas kali ini adalah sesosok manusia SUPERJENIUS, dialah The Rain Man alias Kim Peek.

Masa-masa Awal Kehidupan Kim Peek
Kim dilahirkan pada tahun 1951 dengan ukuran kepala 3 kali lebih besar dibandingkan ukuran kepala bayi normal. Selain itu, Kim juga divonis menderita encephalocele, yaitu semacam luka di belakang kepala yang memperlihatkan sebagian otaknya yang menonjol keluar.

Di usia tiga tahun, luka itu semakin meluas dan merusak sebagian otak Kim. Tahun 1983, Kim menjalani pemeriksaan X-ray yang berhasil menyibak keanehan yang terjadi di otak Kim, yaitu otak Kim hanya memiliki satu bagian! Dengan kata lain, otak Kim tidak terbagi menjadi otak kanan dan otak kiri layaknya orang normal.

Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, kemballi diperlihatkan bahwa setengah dari bagian otak Kim telah terpecah menjadi tiga bagian.

Berbagai pemeriksaan itu tak juga memberikan keterangan mengenai penyebab kejeniusan Kim, melainkan hanya penyebab ketidakmampuannya. Kim memiliki kelemahan dalam hal motorik, bahkan untuk mandi dan menggosok gigi pun tak dapat dilakukan seorang diri.

Ketika Kim lahir, dokter memvonisnya sebagai ‘anak terbelakang’ atau ‘cacat mental’ dan ia menyarankan kedua orang tua Kim untuk membawanya ke rumah perawatan. Namun pada saat itu Fran dan istrinya membawa pulang Kim dan memperkenalkan Kim pada buku.

Pada usia tiga tahun, Kim bertanya pada Fran arti kata “rahasia”. Sambil bercanda, Fran menyuruh putranya itu untuk mencarinya di kamus. “Saat itu ia belum bisa berjalan”, kenangnya, “jadi ia merangkak ke arah meja, mengangkat tubuhnya ke atas meja dan sekitar 30 detik kemudian ia berseru ‘ketemu!’”
Saat berumur 4,5 tahun Kim sudah hafal 8 volume awal dari satu set ensiklopedia yang ada di rumahnya. Bahkan, baru-baru ini telah terungkap bahwa Kim dapat membaca 2 halaman buku secara bersamaan dan menyerap isinya hanya dalam waktu 10 detik! Hebatnya lagi informasi yang ia peroleh tadi tak akan dia lupakan. Menakjubkan!

http://www.didunia.net/

Selain kemampuan menghafal dan aritmatika yang jauh diatas rata-rata, Kim juga mencintai musik dan belajar memainkan piano pada Dr. April Greenan dari Universitas Utah.

“Dia mempunyai kemampuan bermusik yang fenomenal dan lebih dari sekedar menghafal”, Ujar Dr.Greenan. “Bila Kim mendengar sebuah simfoni saat dia kecil, dan kemudian mendengarnya lagi pada usia 53 tahun, ia langsung dapat mengetahui bila terdapat kesalahan kecil pada permainan musik itu.”

Kejeniusan Seorang Kim Peek
Sesungguhnya apa yang dikatakan dokter yang membantu kelahiran Kim ialah benar, bahwa Kim bukanlah merupakan seorang autis jenius, tapi lebih tepat disebut pria dengan keterbelakangan mental yang superjenius.

Karena seorang yang jenius biasanya memiliki kemampuan luar biasa dalam 3 bidang. Tetapi Kim, sang superjenius, memiliki kemampuan yang sangat hebat setidaknya di 15 bidang yang berbeda!

Hal ini disebabkan karena kemampuan menghafal 12.000 buku, memprediksi cuaca dan memiliki kemampuan bermusik layaknya Mozart! Tak ada orang lain di dunia ini yang memiliki kapasitas otak seperti Kim Peek.

Badan Antariksa Amerika (NASA) pun tertarik menggunakan berbagai peralatan canggih, seperti brain imaging dan data fusion techniques, untuk menemukan rahasia di balik kemampuan otak Kim yang mengagumkan.

Ketika Kim ditanya mengenai pendapatnya mengenai langkah yang akan diambil NASA, ia pun menjawab, “Itu yang terbaik.” Mengapa dia bisa tahu segalanya? “Karena saya punya rasa cinta yang besar pada semua yang saya lihat,”ujar Kim.

Sulit untuk berbincang-bincang dengan Kim. Pikirannya mampu berpindah-pindah dengan kecepatan tinggi. Namun dengan bantuan Fran, Kim selalu dibimbing untuk kembali pada topik pembicaraan semula.
Dalam sebuah pembicaraan umum, seorang bercerita bahwa ia dibesarkan di kota Cirencester. “Itu adalah nama kamp orang Romawi, Corin,” sahut Kim. “Corinium,” ujar orang tersebut seraya membetulkan pernyataan Kim. Tetapi belakangan, setelah dicek ulang, Kim lah yang benar. Karena orang-orang Romawi mengambil nama Corinium dari bahasa Keltik, Corin.

7 Keluhan Pelayan Hotel yang Harus Kita Ketahui



Saat menginap atau liburan di hotel, ada beberapa etika sebagai tamu yang harus Anda ikuti. Salah satunya dengan berlaku sopan kepada pelayan hotel. Mungkin sebagian orang menganggap pekerjaan mereka tidak terlalu penting. Tapi, pelayan hotel memikul tugas yang cukup berat. Memberi sedikit apresiasi dengan berlaku sopan, bisa menjadi penghargaan terbesar untuk mereka. Pelayan hotel tidak diperbolehkan mengeluh kepada tamu hotel, dan diwajibkan selalu berlaku sopan. Berikut 7 Keluhan Pelayan Hotel yang Harus Kita Ketahui, yaitu :

1. Kami Tidak Mau Membangunkan Anda Dengan Mengetuk Pintu Kamar di Pagi Hari, Tapi Kami Harus Melakukannya
Rata-rata, seorang pelayan hotel harus membersihkan 13 sampai 15 kamar per harinya, bahkan bisa lebih. Mereka harus selesai membersihkan semuanya dalam waktu empat jam. Jadi meskipun Anda telah berpesan kepada resepsionis hotel agar tidak ada yang mengganggu saat tidur, pelayan harus tetap mengetuk pintu untuk masuk dan membersihkan kamar.

2. Pekerjaan Kami Paling Berbahaya di Hotel Ini
Menurut Unite Here, serikat pekerja di Amerika dan Kanda, pelayan hotel berisiko mengalami kecelakaan 50 persen lebih tinggi dibandingkan staf hotel lainnya. Sebuah survey yang dilakukan kepada lebih dari 600 pelayan hotel di Amerika dan Kanada mengungkap bahwa 91 persen-nya menderita sakit karena bekerja. "Yang paling buruk adalah mengangkat tempat tidur. Membuat punggung Saya sangat sakit. Rekan kerja saya yang lain setiap hari mengeluh sakit pada kaki, lutut dan tangan," ujar Lisa, salah satu pelayan hotel di Long Beach, California, yang membersihkan 22 sampai 30 kamar sehari. Pekerjaan mereka sudah cukup berat setiap hari, dan mereka pasti lebih mengharapkan senyum ramah dari pengunjung hotel dibandingkan wajah angkuh dan tak bersahabat.

3. Kami Sangat Senang Jika Anda Memberikan Tip
Memberikan tip merupakan sebuah apresiasi pengunjung pada pelayan hotel. Jika Anda ingin memberi tip, jangan diletakkan terbuka di atas meja tanpa catatan apapun. Pelayan hotel tak akan berani mengambilnya karena mereka tidak yakin apakah itu uang tip untuknya atau uang pengujung yang tertinggal. "Selipkan uang tip di bawah bantal, itu biasanya tanda bahwa uang itu diberikan untuk pelayan," tambah Lisa. Namun kebiasaan setiap hotel di tiap negara bisa saja berbeda, jadi akan lebih baik jika Anda menyertakan tip bersama catatan.

4. Kami Mendengar Dan Melihat Semuanya
Pelayan hotel memang diwajibkan ramah kepada setiap tamu hotel yang datang menginap, tapi mereka bisa mengamati saat mood tamu tidak baik atau tindakan kasar dari tamu. Seburuk dan sekasar apapun perlakuan tamu, pelayan hotel harus bersabar sebisa mungkin. "Saat kami mengetuk pintu dan tamu tersebut tidak mau kami masuk, kadang mereka mengumpat dan memaki. Saya coba tidak mengambilnya secara personal, tapi itu (mengumpat) bukan sesuatu yang bisa kami tahan terus sepanjang hari," ungkap salah satu pelayan hotel yang tak mau disebut namanya. Saat menginap di hotel, cobalah untuk berlaku sopan kepada pelayan hotel. Bagaimanapun juga, mereka adalah manusia yang memiliki hati. Mereka tidak perlu perlakuan buruk dari Anda setelah lelah bekerja seharian.

5. Kami Tidak Ingin Mempersulit Anda Mencari Barang-barang Anda
Jika Anda tipe orang yang suka membiarkan barang kepunyaan Anda menumpuk di lantai, jangan kaget jika setelah kembali ke kamar Anda akan menemui barang-barang Anda tertata rapi di lemari atau laci. Sudah menjadi prosedur tetap bagi pelayan hotel untuk merapikan baju-baju yang tercecer di lantai. Namun ada baiknya jika Anda meringankan pekerjaannya dengan menaruh barang pribadi Anda pada tempatnya. Ingat, hotel adalah tempat umum, bukan rumah pribadi.

6. Sudah Tugas Kami Untuk Membersihkan Kamar Anda, Tapi Kadang Kekacauan Yang Anda Buat di Luar Tugas Kami
Ada tamu hotel yang suka kerapihan, tapi ada juga yang tidak peduli dengan kebersihan. Terkadang ada tamu yang membiarkan botol minuman atau bungkus makanan berserakan. Belum lagi minuman soda yang meninggalkan noda karena tumpah, juga sisa makanan berserakan di lantai. Membersihkan kamar memang tugas mereka, tapi merapikan sisa pesta yang berserakan, itu di luar tugas mereka. Jika Anda mengadakan pesta atau berkumpul di kamar hotel, sebaiknya bereskan sendiri sisa atau sampah makanan/minuman agar pekerjaan pelayan hotel tidak bertambah berat.

7. Jika Anda Akan Keluar Hotel Hari Itu, Pelayan Hotel Harus Membersihkannya Lebih Awal Untuk Ditempati Tamu Baru
Mereka juga harus tahu apakah Anda akan pergi sesuai jadwal atau menambah hari menginap," jelas Lara Weiss, managing director salah satu hotel mewah. Mungkin Anda akan merasa terganggu dengan pelayan yang mengetuk dan masuk, tapi coba bersabar dan mengerti bahwa mereka hanya melakukan tugasnya.

Gunung Everest (8.850 m) (Asia) Puncak tertinggi di dunia

Tempat yang selalu menjadi obsesi utama seorang pendaki gunung tentu saja adalah Mount everest, dan setelah menulis tentang Puncak Jaya dan Kilimanjaro, sekarang saatnya kita menulis tentang Mount Everest
Gunung Everest (bahasa Inggris: Mount Everest) adalah gunung tertinggi di dunia (jika diukur dari paras laut). Rabung puncaknya menandakan perbatasan antara Nepal dan Tibet; puncaknya berada di Tibet. Di Nepal, gunung ini disebut Sagarmatha (सगरमाथा, bahasa Sansekerta untuk "Dahi Langit") dan dalam bahasa Tibet Chomolangma atau Qomolangma ("Bunda Semesta"), dilafalkan dalam bahasa Tionghoa 珠穆朗瑪峰 (pinyin: Zhūmùlǎngmǎ Fēng).Gunung ini mendapatkan nama bahasa Inggrisnya dari nama Sir George Everest. 
 
 
 
Nama ini diberikan oleh Sir Andrew Waugh, surveyor-general India berkebangsaan Inggris, penerus Everest. Puncak Everest merupakan salah satu dari Tujuh Puncak Utama di dunia.Radhanath Sikdar, juru ukur dan pakar matematika dari Bengal, merupakan orang pertama yang menyatakan Puncak Everest sebagai puncak tertinggi melalui perhitungan trigonometrik pada 1852. Perhitungan ini dilakukan menggunakan teodolit dari jarak 150 mil jauhnya di India. Sebagian rakyat India percaya bahwa puncak tersebut semestinya dinamakan menurut Sikdar, bukan Everest.

Gunung ini mempunyai ketinggian sekitar 8.850 m; walaupun terdapat variasi dari segi ukuran (baik pemerintah Nepal maupun Cina belum mengesahkan ukuran ini secara resmi, ketinggian Puncak Everest masih dianggap 8.848 m oleh mereka). 
 
Gunung Everest pertama kali diukur pada tahun 1856 mempunyai ketinggian 8.839 m, tetapi dinyatakan sebagai 8.840 m (29.002 kaki). Tambahan 0,6 m (2 kaki) menunjukkan bahwa pada masa itu ketinggian yang tepat sebesar 29.000 kaki akan dianggap sebagai perkiraan yang dibulatkan. Perkiraan umum yang digunakan pada saat ini adalah 8.850 m yang diperoleh melalui bacaan Sistem Posisi Global (GPS). Gunung Himalaya masih terus bertambah tinggi akibat pergerakan lempeng tektonik kawasan tersebut. 
 
Gunung Everest adalah gunung yang puncaknya mencapai jarak paling jauh dari paras laut. Dua gunung lain yang kadangkala juga disebut sebagai "gunung tertinggi di dunia" adalah Mauna Loa di Hawaii, yang tertinggi jika diukur dari dasarnya pada dasar tengah laut, tetapi hanya mencapai ketinggian 4.170 m atas paras laut dan Gunung Chimborazo di Ekuador, yang puncaknya 2.150 m lebih tinggi dari pusat bumi dibandingkan Gunung Everest , karena Bumi mengembung di kawasan katulistiwa. Bagaimanapun juga, Chimborazo hanya mencapai ketinggian 6.272 m di atas paras laut, sehingga bahkan bukan merupakan puncak tertinggi di Andes.Dasar terdalam di lautan lebih dalam dibandingkan ketinggian Everest: Challenger Deep, terletak di Palung Mariana, begitu dalam hingga seandainya gunung Himalaya diletakkan di dalamnya, masih terdapat hampir 1,6 km air menutupinya.